MEDIA DIGITAL GEREJA DI MASA PANDEMI




Bertempat di Monako Park, Desa Sibiru-biru, selama 3 hari (26-28 Oktober 2021) PGIW-SU bersama mitra gereja-gereja melakukan pelatihan pengelolaan media digital gereja. Hal ini dilakukan mengingat pesatnya perkembangan tekhnology informasi dan pemanfaatan media sosial di tengah masyarakat dan jemaat, terlebih pasca pandemi covid-19. Banyak gereja yang menutup peribadatan secara off-line dan mengelola peribadatan secara live-streaming mau pun zoom meeting.

Di saat perkembangan pemanfaatan media digital dalam aspek spiritual, dirasakan juga bagaimana kemudahan akses dan beragam pelayanan peribadatan dan khotbah melalui media sosial membuat banyak gereja-gereja konvensional ditinggalkan oleh umatnya sendiri. Pelayanan firman dari seluruh penjuru dunia, baik yang berdurasi panjang (you-tube), mau pun yang pendek (tiktok) membanjiri media sosial umat melalui gawai yang murah meriah. Hal ini memberi banyak pilihan dan kemudahan bagi jemaat yang cenderung mencari kemudahan dan menghibur di tengah situasi kehidupan yang menghadapi banyak krisis, resesi maupun depresi.

Menjawab tantangan bersama inilah PGIW-SU memfasilitasi gereja-gereja anggotanya agar memiliki kesadaran dan kemampuan untuk mengelola dan memanfaatkan media digital dalam ranah pelayanan tritugas gereja. Antusiasme peserta mengikuti setiap sesi bersama narasumber dari Yakoma-PGI Philip Situmorang sangat terasa sepanjang pelatihan ini. Ini juga adalah gambaran antusiasme setiap peserta untuk memberi yang terbaik dalam pengelolaan media digital dan media sosial ke tengah-tengah gereja pengutus masing-masing.


Komentar